Teknologi konsumen semakin maju, sehingga dagangan online terus mengalir. Dalam perbankan digital, ini bukan hal baru lagi. Banyak perusahaan keuangan yang mengintegrasikan fitur teknologi konsumen ke layanan mereka.
Dagangan Online Terus Mengalir
Pada awal 2020-an, pandemi COVID-19 mempercepat perkembangan dagangan online. Dengan adanya penutupan perusahaan fisik dan pembatasan sosial, konsumen mulai lebih banyak berbelanja secara daring.
- Penjualan daring meningkat drastis, dengan beberapa merek bahkan mencapai penjualan digital yang lebih tinggi daripada offline.
- Banyak perusahaan keuangan yang menyadari pentingnya memiliki layanan online yang kompetitif.
Perbankan digital juga mulai mengintegrasikan teknologi konsumen untuk meningkatkan pengalaman pelanggan. Beberapa contoh adalah:
Pembayaran digital, seperti BCA Klik, Mandiri Mobile Banking, dan lain-lain.
Platform pengeluaran keuangan online, seperti Cakrawala Mobile Banking dan lainnya.
Trend Baru dalam Perbankan Digital
Pada saat ini, perbankan digital sedang mengalami perkembangan yang cepat. Beberapa trend baru yang muncul adalah:
FinTech dan fintech mulai memainkan peran penting dalam dunia perbankan.
Perusahaan keuangan juga mulai lebih fokus pada pengalaman pelanggan, seperti dengan mengimplementasikan fitur bertransaksi yang lebih mudah dan aman.
Mengapa Dagangan Online Perlu Dijadwalkan
Keamanan digital adalah hal penting dalam perdagangan online. Konsumen harus yakin bahwa informasi mereka tidak akan dijual atau dikenal orang lain.
Penggunaan teknologi seperti Virtual Private Network (VPN) dapat membantu menjaga keamanan.
Konclusion
Perbankan digital harus terus mengintegrasikan teknologi konsumen dalam layanan mereka. Dengan demikian, perusahaan keuangan dapat meningkatkan pengalaman pelanggan dan tetap kompetitif di pasar.
Banyak hal yang dapat dilakukan oleh pelanggan untuk meningkatkan keselamatan online, seperti menggunakan VPN dan melakukan pembayaran digital dengan benar.